Desain Sasirangan

4 Perbedaan Proses Pembuatan Kain Batik dan Sasirangan

Girls, sudah tahu atau tidak tentang pebedaan kain batik dan sasirangan? Yup, mungkin ada beberapa di antara kalian yang menjawab motifnya berbeda. Itu benar tetapi yang paling membedakan keduanya adalah proses pebuatannya. Ada 4 perbedaan kain batik dan kain sasirangan yang perlu diketaui, Girls. Yuk simak.

Desain Sasirangan
  1. Konsep Pembuatan yang Berbeda

Pembuatan kain batik pada umumnya dilakukan dengan 4 cara yaitu ditulis, cap, print dan celup ikat sedangkan batik sasirangan dibuat dengan cara dijelujur, disimpul, lalu dicelupkan dalam pewarna. Jika warna yang diinginkan hanya satu warna dominan saja, ataupun dilakukan dengan cara pencoletan jika warna yang diinginkan cukup banyak.

  1. Bahan yang Berbeda

Pembuatan batik kebanyakan menggunakan bahan malam/lilin sedangkan pada kain sasirangan tidak. Kain batik akan direbus terlebih dahulu dengan campuran soda ash dan air agar malam meleleh sebelum dilakukan pewarnaan. Pada kain sasirangan, pembentukan motif dan pola dilakukan cukup dengan menjelujurkan benang pada kain dengan ukuran tertentu mulai dari 1-3 cm untuk kemudian diserut agar terbetuk pola lalu diberi warna.

  1. Tahapan Pembuatan yang Berbeda

Tahapan dalam pembuatan batik diantaranya, menyungging (membuat pola), membatik (mentup pola dengan lilin), membabar (memberi warna pada kain), memopok (menutup bagian kan yang tidak diberi warna), dan melorot (melunturkan lapisan liin atau malam yang melekat pada kain).

Sedangkan tahapan pembuatan kain sasirangan adalah membuat pola pada kain, menjahit jelujur, membersihkan kain dengan kaporit sebelum diberi warna, lalu diberi warna, selanjutnya jahitan jelujur tadi akan dibuka, kemudian kain akan dicuci bersih, dan terakhir akan dijemur dan disetrika agar warna lebih tajam dan menempel pada kain.

  1. Alat yang Digunakan pun Berbeda

Alat yang digunakan dalam proses pembuatan batik diantaranya, canting atau cap,gawangan, malam’lilin, angl, wajan, dan bahan pewarna. Sedangkan pda pemutan kain sasirangan alat ng digunakan adalah kain, benang jeans atau boeh juga tali rafia, pensil, gunting, karet gelang,jarum, ember untuk mencelupkan warna dan mencuci, dan aksesoris tambahan seperti manik-manik jika diperlukan.

Setelah mengetahui perbedaan proses pembuatan kain batik dan sasirangan tentunya akan membuatmu lebih kenal pada kain khas Banjarmasin ini ya. Jadi Girls, sekarang tidak ada lagi alasan bagimu untuk tidak memahami perbedaan kain batik dan sasirangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.