Inilah Tips Sukses Bisnis Fasion untuk Pemula Menurut Anne Avantie

Anne Avantie adalah seorang desainer senior yang sudah memulai bisnis fashionnya sejak 30 tahun lalu. Tidak hanya menembus pasar nasional saja, namun karyanya juga telah menjajaki industri fashion dunia. Ciri khas dari setiap desainnya adalah tentang kecintaannya yang mendalam terhadap budaya Indonesia. Hal inilah yang membuat kebaya yang dibuatnya selalu otentik dan tak pernah bisa digantikan.

Membesarkan bisnisnya di dunia fashion dan eksistensinya hingga saat ini tentu bukan perkara yang mudah. Pahit manisnya pun sudah pasti dilalui. Beruuntung bagi kita karena Anne Avantie pun mau berbagi nasihat bagi pemula yang ingin memulai bisnis fashionnya. Apa saja tips sukses bisnis fashion menurut desainer kenamaan Indonesia tersebut? Berikut penjelasannya :

Popularitas itu Dibentuk

Menurut Anne, Populartis itu tidak akan datang dengan sendirinya. Alhasil andalah yang harus membentuk dan merekayasa popularitas dari brand yang anda miliki dan rintis tersebut.

“Wah, fashion show Anna Avantie ramai yang datang ya, bejibun. Lho padahal itu dibuat lho. Jauh sebelumnya kami buat undangan dulu, biar banyak yang hadir. Terus orang-orang datang pakai baju Anne Avantie. Itu tak kasih sebelumnya. Jadi popularitas itu dibentuk,” terang Anne Avantie.

Popularitas itu Naik Turun

Popularitas dari brand yang kita bentuk itu adakalanya akan berada di atas dan sebaliknya juga bisa di bawah. Anne pun menyebutkan bahwa dirinya tak merasa sedih apalagi ciut apabila sedang berada di bawah. Dirinya pun pernah merasakah berada di titik terendah yang membuat dirinya bayar listrik toko saja tidak mampu.

Sebaliknya, apabila sedang berada di atas, tentunya kita tidak boleh sombong. Karena pada dasarnya kita tidak akan pernah tahu siapa yang kita butuhkan pada saat kita berada di bawah dan terjatuh. Dan tentunya saat terjatuh kita tidak boleh meyerah.

Jangan Takut Dicontek

Menurut Anne, karya itu bisa jadi mirip antara masing-masing desainer. Namun hal ini adalah sebuah kewajaran. Dan jika memang karya yang kita buat itu dicontek, maka yakinlah bahwa rejeki itu tak akan pernah bisa tertukar.

“Anne Avantie ini yang nyontek banyak banget. Dari level bawah sampai atas, di berbagai negara di Indonesia. Tapi coba Anda lihat, apakah sekarang saya miskin?” candanya.

Terinspirasi Boleh, Terbiasa Mencontek Jangan

“Jangan pernah meng-claim itu pekerjaanmu sendiri. Terinspirasi orang lain itu hal biasa. Kenapa desainer bikin sesuatu yang mirip? Ya karena mata kita melek, bisa melihat inspirasi yang sama,” tutur Anne.

Mendapatkan inspirasi dari karya orang merupakan hal yang umum terjadi. Namun itu menjadi sebuah masalah apabila kita terang-terangan mencontek apa yang telah dihasilkan oleh orang lain. Menurut Anne jika terbiasa mencontek, maka ide yang akan hadir di kepala pun akan mati.

Jangan Marah pada Karyawan

Hubungan antara bos dan karyawan mestinya harus dijaga dengan baik. Oleh karena itu emosi harus dijaga dengan baik. Karyawan pada dasarnya tidak hanya perlu gaji, tetapi juga perlakuan yang baik. Jika memang anda lagi kesal maka sebisa mungkin lakukan sesuatu untuk bisa membuat emosi anda kembali mereda.

Telinga itu Tempat Anting Bukan Untuk Mendengar Perkataan Orang Lain

Komentar buruk sudah pasti akan ada ketika anda sedang atau dalam tahapan membuat sebuah karya. Tidak semua opini harus dimasukkan ke dalam kepala. Yakinlah dengan apa yang anda sedang lakukan adalah hal yang baik.

Tanam Kebaikan Sebanyak Mungkin

Pesan paling akhir adalah agar para pebisnis yang memulai kariernya untuk memperbanyak berbuah baik. Tetap rendah hati, tyidak sombong karena kita tidak tahu siapa yang akan kita butuhkan suatu hari nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.